BPIH Bakal Naik, H Nasrun: 70 Persen Ditanggung Jamaah Haji

img

Kepala Kemenag Kukar H Nasrun 

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) pada 2023 bakal alami kenaikan menjadi sekitar Rp. 60 hingga 70 juta.

Kepala Kementeria Agama (Kemenag) Kukar H Nasrun mengatakan, memang pemerintah pusat belum menetapkan BPIH. Sementara biaya Haji berkisar Rp. 40 juta, biaya Haji tersebut telah disubsidi oleh pemerintah.

"Biaya Haji sebenarnya adalah sekitar Rp98 juta, hal ini jarang dipahami oleh masyarakat, seharusnya jamaah Haji yang ingin istitoah ya bayarnya 98 juta, sementara pada tahun lalu hanya 40 juta," kata H Nasrun kepada Poskotakaltimnews, di ruang kerjanya, belum lama ini.

Lanjut dia, pada tahun ini terkait dengan BPIH mekanismenya 70 persen dibayar oleh jamaah Haji, dan 30 persen ditanggung oleh pemerintah. Artinya masih disubsidi sekitar Rp. 29 juta oleh pemerintah.

"Menurut Ketua MUI Kukar seharusnya biaya Haji tidak boleh disubsidi, sebab ibadah Haji diperuntukan bagi orang yang mampu. Bagi yang tidak mampu dan tidak menjalankan Haji ya tidak masalah," ungkapnya.

Menurutnya, hal ini memang menjadi polemik ditengah masyarakat, namun memang real BPIH seperti itu. Beredar kabar Haji di Arab Saudi turun 30 persen, namun biaya yang turun itu ialah biaya Masya'ir.

"Masya'ir merupakan bagian kecil dari seluruh komponen biaya Haji, Masya'ir itu adalah biaya layanan ketika jamaah berada di Arafah, Muzdalifa, dan Mina," sebutnya.

Ia juga menyebutkan, biaya Masya'ir tahun lalu sekitar Rp. 20 juta, namun pada tahun ini Arab Saudi menurunkan 30 persen dari biaya sebelumnya.

"Biaya Haji bisa saja dipangkas, tapi perjalanan Haji juga dipangkas. Selama ini keberangkatan hingga pulang selama 40 hari, tapi bisa tidak dibuat 2 pekan saja, sehingga biaya Haji bisa dipangkas," ucapnya.

Dirinya berharap, masyarakat bisa memahami terkait dengan rencana kenaikan BPIH. Kemenag Kukar juga terus lakukan sosialisasi kepada masyarakat, terkait BPIH.

"Kita juga sudah berbincang dengan Ketua DPRD terkait dengan BPIH ini, kita sosialisasikan kepada masyarakat," pungkasnya.(riz)